seperti alunan detak jantungku...,,
aku mulai lelah dengan semua ini,..cinta yang usang, cita cita yang terbengkalai, keluarga dan orang yang kusayangi berada jauh,..dariku.,kadang menangis saat seharusnya tertawa,..meskipun belum sampai tertawa di saat semua menangis...
betapa berat mencari sesuap nasi,sekeping harga diri.....kini bukan saatnya lagi mengemis meskipun pada orang itu meminta...
kini saatnya memberi meskipun tak meminta,,,walau sekedar buat beli kopi...
ah teringat saat aku dan ayahku...sedang makan singkong rebus saat hujan dan ibu sedang bikinin kopi,,adik kecil ku yang kugoda karna singkong yang ada di mulutnya ku rebut...dia merengek akupun hanya tertawa seperti saat ini,,tertawa kecil ketika mengingat semua itu...
sekarang tak ada lagi waktu untuk cinta, yang ada tinggalah karna cinta bagiku hanyalah nafsu.,sampah,.racun yang melumpuh kan ku, kadang memang jadi pendorong semangat tapi itu tapi mungkin cuma efek samping, dialah kasur yang empuk dan selimut yang hangat yang membuatku terlelap dalam mimpi yang indah...
padahal hari telah siang...
matahari telah ingin melihat senyumanmu, bukan kau yang tegeletak tak berdaya dalam dekapan mimpi cinta,..cinta yang semu bukan cinta yang sebenarnya.,
semua berkata bahwa cintanya adalah cinta sejati,cinta abadi termasuk aku dulu dan mungkin sampai sekarng aku pun tak tahu...
yang kutahu aku bukan lagi anak kecil yang merengek minta di belikan permen,,,semua berubah
pohon jati yang dulu kau siram kini telah beranjak tinggi..kini dia ingin melindungi karna memang tak mungkin dia terus di sirami,,,meski kadang hujan dan angìn bahkan badai yang tak jarang menghempaskan....karna memang jati yang kuat tidak tumbuh di taman yang indah...meskipun sampai saat ini dalam hati kecil nya masih merìndukan sang putri yang dulu pernah benar-benar dia cintai...
-001.jpg)
0 komentar:
Posting Komentar